<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>KEHIDUPAN</title>
	<atom:link href="http://sutrinoreno.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sutrinoreno.wordpress.com</link>
	<description>Jadikan Hidup Lebih Berguna</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 Dec 2009 05:43:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sutrinoreno.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>KEHIDUPAN</title>
		<link>http://sutrinoreno.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sutrinoreno.wordpress.com/osd.xml" title="KEHIDUPAN" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sutrinoreno.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TUJUAN HIDUP MANUSIA</title>
		<link>http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/18/tujuan-hidup-manusia/</link>
		<comments>http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/18/tujuan-hidup-manusia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 04:01:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reno</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[makna]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sutrinoreno.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah ungkapan yang pernah saya baca; “Orang bodoh hidup untuk makan, namun orang bijak makan untuk hidup.” Lantas apakah tujuan hidup orang bijak? Apakah hanya untuk bertahan hidup? Padahal kehidupan bukanlah akhir dan tidak dapat mengakhiri dirinya sendiri, lantas apa tujuan hidup ini? Para ahli fikir merumuskan masalah ini dengan 3 pertanyaan dasar; Darimana, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutrinoreno.wordpress.com&amp;blog=10447844&amp;post=11&amp;subd=sutrinoreno&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sebuah ungkapan yang pernah saya baca; “Orang bodoh hidup untuk makan, namun orang bijak makan untuk hidup.” Lantas apakah tujuan hidup orang bijak? Apakah hanya untuk bertahan hidup? Padahal kehidupan bukanlah akhir dan tidak dapat mengakhiri dirinya sendiri, lantas apa tujuan hidup ini?<br />
Para ahli fikir merumuskan masalah ini dengan 3 pertanyaan dasar; Darimana, kemana, dan mengapa? Artinya, saya darimana, akan kemana, lantas mengapa saya ada disini?</p>
<p>Bagi mereka yang tidak mempercayai adanya Tuhan, yakni orang Ateis, hanya yakin terhadap materi yang terindera. Menurut mereka sesuatu itu ada jika terdeteksi oleh indera, jika tidak maka ia adalah fiksi. Alam semesta beserta isinya bagi mereka – terjadi begitu saja – kebetulan yang yang indah. Dan manusia tidak ubahnya bagai binatang dan tumbuhan, hidup dalam jangkau waktu tertentu kemudian mati.<span id="more-11"></span></p>
<p>Sehingga dalam pandangan mereka, dunia inilah awal dan akhir dan ini semua terjadi begitu saja tanpa ada keterlibatan Tuhan, karena mereka meyakini alam mempunyai mekanisme sendiri untuk mengatur dirinya sendiri.</p>
<p>Namun jika kita bicara jujur, sebenarnya tiap manusia mempunyai naluri keagamaan. Maka saya setuju dengan ungkapan sejarawan terkemuka Yunani 2000 tahun silam, Plutarch mengatakan, “Adalah mungkin bagi anda menjumpai kota-kota yang tidak memiliki istana, raja, kekayaan, etika, dan tempat-tempat pertunjukan. Namun tidak seorangpun yang dapat menemukan sebuah kota yang tidak memiki sesembahan atau kota yang tidak mengajarkan penyembahan kepada para penduduknya”. Ungkapan kuno ini benar. Ia menyatakan bahwa naluri keagamaan sesungguhnya adalah sesuatu yang bersumber dari fitrah manusia.</p>
<p>Kajian atas sejarah manusia menegaskan bahwa kepercayaan telah bersemayam dalam diri manusia sejak kurun peradaban kuno hingga saat ini. Berdasarkan penciptaan dan strukturnya, manusia adalah mahluk yang, tidak bisa tidak, musti memiliki keyakinan. Berdasarkan struktur inilah manusia diciptakan Allah. Namun begitu, manusia diberi hak memilih – patuh atau bermaksiat kepada-Nya.</p>
<p>Menurut Alquran, segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi, termasuk manusia, hidup didalam naungan hidayah yang terbentuk secara fitri, yang mengantarkannya kepada Allah. Dari titik tolak inilah Islam berusaha menggiring pemahaman umat manusia untuk tidak menjadikan dunia ini, sebagai persinggahan terakhir, namun sebagai starting point untuk menuju kehidupan selanjutnya yang abadi dan hakiki, akhirat!</p>
<p>Oleh karenanya Alquran memberi perhatian khusus dan serius pada masalah kehidupan akhirat melebihi masalah-masalah lainnya. Misalnya saja, ayat-ayat hukum menerangkan berbagai masalah cabang (fủru’) hanya berjumlah 500 buah. Sementara, ayat-ayat yang berbicara tentang hari kebangkitan bejumlah lebih dari 1000 buah. Dari sini dapat dilihat Alquran memberikan perhatian serius pada masalah pemikiran dan keyakinan.</p>
<p>Jika hal ini mempunyai peranan sangat penting sepert ini, lantas apa arti semua ini? Kemerdekaan! Allah SWT menghendaki manusia untuk mengEsakan-Nya, dan menjadi manusia yang benar-benar merdeka bersama-Nya agar tidak menjadi hamba bagi segala sesuatu.</p>
<p>Dari penghambaan kepada Allah sajalah, akan lahir kemerdekaan manusia. Sebaliknya, dari kesombongan terhadap Allah, manusia akan diperbudak oleh segala sesuatu selain Allah. Dengan kata lain, pengEsaan dan penghambaan kepada Allah, memberikan kemulian dan kemerdekaan kepada manusia. Tanpanya, manusia menjadi budak bagi segala sesuatu yang diciptakanNya. Dan inilah tujuan hidup orang bijak yakni, merdeka bersama Allah, Tuhan yang menciptakannya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sutrinoreno.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sutrinoreno.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutrinoreno.wordpress.com&amp;blog=10447844&amp;post=11&amp;subd=sutrinoreno&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/18/tujuan-hidup-manusia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de646571e5856f7b8d874e6b939dc51b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sutrisno</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MAKNA KEHIDUPAN</title>
		<link>http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/12/makna-kehidupan/</link>
		<comments>http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/12/makna-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Nov 2009 07:16:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>reno</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEO]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[hidup]]></category>
		<category><![CDATA[keinginan]]></category>
		<category><![CDATA[kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[pengetahuan]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[sukses]]></category>
		<category><![CDATA[yahoo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sutrinoreno.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Oleh WangMuba , dalam ARTIKEL, Psikologi Umum Hidup haruslah memiliki tujuan. Tanpa tujuan atau salah dalam menentukan tujuan, manusia tidak akan memperoleh apa-apa, takkan menjadi apa-apa, dan takkan menemukan makna tentang untuk apa dia ada. Jika seorang manusia mencoba untuk menghindari adanya makna dalam setiap pengalaman hidup yang dilaluinya, maka akan berdampak sangat buruk bagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutrinoreno.wordpress.com&amp;blog=10447844&amp;post=3&amp;subd=sutrinoreno&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh <a title="Posts by WangMuba" href="http://wangmuba.com/author/wangmuba/">WangMuba</a> , dalam <a title="View all posts in ARTIKEL" rel="category tag" href="http://wangmuba.com/category/artikel-makalah-skripsi-tesis/">ARTIKEL</a>,  <a title="View all posts in Psikologi Umum" rel="category tag" href="http://wangmuba.com/category/artikel-makalah-skripsi-tesis/psikologi-umum-artikel-makalah-skripsi-tesis/">Psikologi Umum</a></p>
<p>Hidup haruslah memiliki tujuan. Tanpa tujuan atau salah dalam menentukan tujuan, manusia tidak akan memperoleh apa-apa, takkan menjadi apa-apa, dan takkan menemukan makna tentang untuk apa dia ada. Jika seorang manusia mencoba untuk menghindari adanya makna dalam setiap pengalaman hidup yang dilaluinya, maka akan berdampak sangat buruk bagi kehidupannya. Tidak ada satupun manusia yang dapat mengabaikan arti penting makna hidup, dan pengalaman hiduplah yang akan memberikannya (Adler, 2004; Juliantara, 2004).</p>
<p><a href="http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/12/makna-kehidupan/" target="_self">Makna hidup</a> dapat ditafsirkan sebagai suatu proses yang dapat membuat seseorang merasakan hadirnya sebuah perubahan dalam dirinya, dan perubahan itu sangat mengesankan baginya. Sedikitnya, makna itu dapat memunculkan perasaan bangga, bahagia, sekaligus sebagai bentuk peneguhan bahwa dirinya berkembang ke arah yang lebih baik karena memperoleh sesuatu (Hernowo, 2004).</p>
<p>Brogaard &amp; Smith (2005) mendefinisikan <strong>kebermaknaan hidup sebagai sebentuk nilai khusus </strong>yang dapat dihasilkan atau dapat diperoleh dalam setiap fase kehidupan manusia. Secara lebih spesifik keduanya menganggap bahwa kebermaknaan merupakan nilai puncak yang terdapat dalam kehidupan seseorang. Bastaman (1996) mengungkapkan bahwa makna hidup adalah serangkaian hal yang dianggap penting oleh seseorang, dan diyakini sebagai sesuatu yang benar serta dapat dijadikan sebagai tujuan hidup.<span id="more-3"></span></p>
<p>Tema besar dari aliran eksistensial—logoterapi—yang diusung oleh Viktor E. Frankl adalah bahwa kehidupan itu identik dengan penderitaan, dan bertahan hidup identik dengan penemuan makna dalam penderitaan tersebut (Allport dalam Frankl, 2004). Jika hidup memang memiliki tujuan, maka seyogyanyalah kematian ataupun penderitaan memiliki tujuannya sendiri. Kendati demikian, tidak seorangpun berhak untuk mendikte tujuan hidup orang lain. Setiap orang harus menemukan atau merumuskan sendiri tujuan hidupnya, untuk kemudian bertanggung jawab pada apa saja yang muncul dari kehidupannya tersebut.</p>
<p>Ancok (2003) mengungkapkan bahwa kebermaknaan hidup dapat diwujudkan <a href="http://msantika.com/2009/06/keinginan-adalah-kekuatan-yang-sangat-dahsyat/" target="_self">melalui sebuah keinginan</a> atau cita-cita untuk menjadi orang yang berguna  bagi orang lain atau apapun yang secara langsung atau tidak mengaitkan dirinya, seperti pada ayah, ibu, suami, isteri, anak, tetangga, keluarga dekat, kelompok, negara, dan bahkan sebagai umat manusia. Andre (2003) mengemukakan bahwa kebermaknaan merupakan kombinasi kesanggupan manusia dalam memilih jalan hidup dan aksi untuk mewujudkan pilihannya tersebut. Seseorang akan menemukan makna hidup dengan mengarahkan dirinya untuk meraih prestasi, yang mana prestasi tersebut dianggap sebagai sesuatu yang penting.</p>
<p>Hasil penelitian yang dilakukan oleh Soleh (2001) menemukan bahwa mahasiswa unggulan memiliki tingkat kebermaknaan  hidup yang lebih tinggi dibandingkan dengan mahasiswa reguler. Mahasiswa unggulan dan mahasiswa reguler dibedakan menurut sistem pendidikan yang mereka dapatkan. Sistem tersebut dibedakan berdasarkan latar belakang, tujuan,  peserta didik, kurikulum, lingkungan sosial, dan aspek-aspek pendukung yang bersifat koedukasi lainnya, yang pada gilirannya juga mempengaruhi status dan kualitas mahasiswa yang dihasilkan. Sartre (1956) meletakkan suatu pemahaman yang penting bahwa makna hidup akan sangat ditentukan oleh bagaimana capaian masa kini akan menuntun seseorang untuk menggapai masa depannya. Konsep ini menganggap bahwa makna hidup adalah buah dari apa yang ditanam hari ini.</p>
<p>Menurut konsep logoterapi (Frankl, 2004), seseorang dapat menemukan makna hidup yang dicarinya melalui tiga cara, yaitu</p>
<ol>
<li>melalui pekerjaan atau perbuatan</li>
<li>dengan mengalami sesuatu atau melalui seseorang</li>
<li>melalui cara atau metode dalam menyikapi suatu penderitaan yang berlaku atas dirinya.</li>
</ol>
<p>Menurut Barnes (dalam Kristyanti, 2003), tujuan utama dari teknik logoterapi adalah mendampingi klien untuk menemukan makna hidupnya, mendukung klien untuk hidup lebih bermakna, serta membantunya untuk dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab pada apapun peristiwa dan pengalaman hidup yang harus dilaluinya.</p>
<p>Makna hidup juga dapat dijumpai melalui situasi dan kondisi yang kurang menguntungkan bagi seseorang, misalnya melalui penderitaan atau rasa sakit (Frankl, 2004). Namun dalam konteks ini yang perlu ditekankan adalah bahwa penderitaan atau kemalangan yang dialami oleh seseorang adalah penderitaan yang benar-benar tidak dapat dihindari <em>(unavoidable suffering)</em>, bukan sebagai akibat dari sebuah kelalaian.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sutrinoreno.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sutrinoreno.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sutrinoreno.wordpress.com&amp;blog=10447844&amp;post=3&amp;subd=sutrinoreno&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sutrinoreno.wordpress.com/2009/11/12/makna-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/de646571e5856f7b8d874e6b939dc51b?s=96&#38;d=wavatar&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sutrisno</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
